Kabar73.com – Asahan || Fakultas Ekonomi Universitas Asahan (UNA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan literasi data di kalangan akademisi. Jumat (14/11/2025), aula fakultas menjadi pusat perhatian setelah ratusan mahasiswa dan dosen mengikuti Seminar Statistik bertema “Transformasi Ekonomi Melalui Statistik Berkualitas”.
Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperluas pemahaman mengenai pentingnya data dalam proses pengambilan keputusan ekonomi, sekaligus mendorong generasi muda agar semakin akrab dengan analisis statistik yang kini menjadi kebutuhan utama di berbagai sektor.
Seminar menghadirkan Statistisi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Asahan, Abdul Hakim Parapat, S.ST., S.E., M.Si., sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Parapat menegaskan bahwa statistik bukan sekadar angka, tetapi merupakan dasar pembangunan ekonomi modern.
“Di era digital, data berkualitas adalah kunci untuk membuka peluang investasi dan memetakan arah pembangunan. Statistik membantu kita memahami pola pasar, menekan angka kemiskinan, sekaligus menciptakan kebijakan yang lebih tepat sasaran,” ungkapnya di hadapan peserta.
Penjelasan Parapat mendapat perhatian besar dari mahasiswa yang mengikuti sesi tanya jawab. Ia pun mendorong para peserta untuk menjadi generasi yang mampu membaca, mengolah, dan memanfaatkan data secara tepat.
Wakil Dekan Bidang Akademik Helmiatus Sahla, S.E.I., M.E.I., dan Wakil Dekan Bidang Non-Akademik Dr. Rosnaida, S.E., M.M., turut hadir dan menyoroti pentingnya kerja sama antara perguruan tinggi dan lembaga statistik seperti BPS. Menurut keduanya, sinergi tersebut sangat krusial untuk menghasilkan lulusan yang siap menghadapi kebutuhan pasar kerja yang kian kompetitif.
Dekan Fakultas Ekonomi UNA, Dr. Tengku Syaraifah, S.E., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa seminar ini merupakan bagian dari visi UNA untuk menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya pandai teori, tetapi juga mampu berkontribusi nyata melalui pemanfaatan data. Statistik adalah alat penting dalam mendorong transformasi ekonomi daerah,” ujarnya.
Ia juga berharap seminar ini memicu munculnya lebih banyak riset dan inovasi di lingkungan Fakultas Ekonomi UNA. “Semoga kegiatan ini menjadi awal dari kerja sama yang lebih intensif antara akademisi dan praktisi di Asahan,” tambahnya.
Ketua Program Studi Manajemen, Dr. Surya Bakti, S.E., M.M., turut memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, statistik merupakan dasar dari setiap kebijakan ekonomi yang baik.
“Statistik adalah jiwa dari keputusan ekonomi. Mahasiswa perlu menguasai ilmu ini agar dapat menjadi agen perubahan yang mampu membawa kemajuan daerah,” tegasnya.
Ia juga berpesan agar mahasiswa terus mengasah kemampuan analisis data dan menjadikan pendekatan data-driven sebagai kebiasaan dalam menghadapi berbagai persoalan ekonomi.
Lebih dari 100 peserta menghadiri seminar yang berlangsung interaktif, terutama ketika narasumber membahas contoh aplikasi statistik dalam sektor ekonomi seperti analisis inflasi, pertumbuhan PDB, hingga ketimpangan sosial.
Salah seorang mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini mengaku mendapatkan perspektif baru. “Saya baru sadar bahwa statistik bisa jadi alat penting untuk memajukan ekonomi Asahan. Ini membuat saya semakin tertarik mendalaminya,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Ekonomi UNA menegaskan diri sebagai institusi pendidikan yang responsif terhadap perkembangan era industri 4.0. Pemanfaatan data berkualitas dianggap sebagai kunci untuk mencetak lulusan yang siap bersaing dan mampu mendukung perkembangan ekonomi daerah.
Peserta pulang dengan semangat baru, membawa keyakinan bahwa pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dapat terwujud ketika statistik ditempatkan sebagai dasar setiap kebijakan dan langkah strategis.
Seminar Statistik Fakultas Ekonomi UNA pun menjadi momentum penting untuk menumbuhkan generasi ekonom yang melek data, inovatif, dan siap menghadapi tantangan ekonomi masa depan. (red)













