Medan – Kabar73.com | Dua calon jemaah Haji asal Sumatra Utara (Sumut) dipulangkan ke daerah asal lantaran mengalami demensia. Hal ini diketahui saat dua calon jemaah mengikuti cek kesehatan di Asrama Haji Medan.
“Bagi calon jemaah yang begitu diperiksa kesehatannya, ternyata dinyatakan tidak layak terbang, maka jemaah akan dikembalikan ke daerah. Kemarin ada dua orang yang mengalami hal seperti itu karena demensia,” ujar Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) wilayah Sumut, Zulkifli Sitorus mengatakan saat diwawancarai, Selasa (5/5/2026).
Zulkifli menyebut, kedua calon jemaah yang dipulangkan tersebut berasal dari Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kota Tanjung Balai. Menurutnya, jika kondisi calon jemaah membaik, akan diberangkatkan pada tahun depan.
“Jadi kemarin ada dua orang, maka mereka kembali ke daerahnya, ya mudah-mudahan insya Allah kalau memang tahun depan mereka ada perkembangan kesehatan yang membaik, ya bisa diberangkatkan lagi,” katanya.
Dijelaskan Zulkifli, dalam proses pemberangkatan jemaah Haji Indonesia, khususnya di Embarkasi Medan, terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui ketika masuk ke Asrama Haji. Tahapan tersebut, kata dia, diawali dengan pemeriksaan kesehatan, pemberian gelang, identitas, hingga kartu nusuk.
“Nah, jadi bagi jemaah yang ketika diperiksa kesehatannya, dia tidak dinyatakan layak terbang, maka dua alternatif yang bisa dilakukan. Yang pertama ditunda keberangkatannya dirawat di rumah sakit Haji Medan. Setelah itu kalau sudah sehat, dinyatakan layak, akan diberangkatkan pada kloter berikutnya,” jelas Zulkifli.
Yang kedua bisa dipulangkan ke daerah asal dan jika kondisinya membaik akan diberangkatkan tahun depan. (dtc)














