ASAHAN – Kabar73.com || Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-57 tingkat Kabupaten Asahan resmi berakhir. Penutupan kegiatan yang berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin (20/4/2026) sore, dipimpin langsung Wakil Bupati Asahan Rianto.
Acara penutupan turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Asahan, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kabupaten Asahan, serta pengurus TP PKK dan undangan lainnya.
Dalam laporan panitia, Pelaksana Tugas Asisten Perekonomian dan Pembangunan Supriyanto menyampaikan bahwa MTQN ke-57 digelar sejak 15 April 2026 dan berlangsung lancar hingga hari terakhir pelaksanaan.
Ia menjelaskan, kompetisi tersebut memperlombakan lima cabang utama, yakni tilawah, hifzhil Qur’an, fahmil Qur’an, syarhil Qur’an, dan khattil Qur’an, yang diikuti peserta dari 25 kecamatan di Kabupaten Asahan.
“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib. Para peserta telah menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam setiap cabang yang diperlombakan,” ujarnya.
Panitia juga menyiapkan berbagai bentuk penghargaan bagi para juara, mulai dari piagam, trofi, hingga uang pembinaan. Bahkan, untuk kategori tertentu seperti tilawah dewasa dan hifzhil Qur’an 30 juz, disediakan hadiah utama berupa biaya umroh.
Wakil Ketua DPRD Asahan Nazaruddin mengapresiasi penyelenggaraan MTQN yang dinilai sukses dan penuh semangat. Ia menilai ajang ini menjadi wadah penting dalam membentuk generasi Qur’ani di daerah.
“Prestasi yang diraih harus terus ditingkatkan. Jangan cepat puas, dan bagi yang belum berhasil, tetap semangat untuk berusaha lebih baik ke depan,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Asahan Rianto menegaskan bahwa MTQ bukan hanya sekadar kompetisi, melainkan momentum untuk memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.
“MTQ harus memberi dampak nyata. Membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa prestasi dalam MTQ seharusnya dilandasi niat yang tulus sebagai bentuk syiar Islam, bukan sekadar mengejar kemenangan.
Pada kesempatan tersebut, panitia turut mengumumkan sejumlah pemenang yang berhak menerima hadiah utama berupa umroh. Di antaranya, Dewi Rayuni dari Kecamatan Air Batu sebagai juara tilawah dewasa putri, serta Saskia Ramadani Yusuf dari Kecamatan Kota Kisaran Barat sebagai juara hifzhil Qur’an 30 juz putri.













