Asahan – Kabar73.com || Pemerintah Kabupaten Asahan resmi mengoperasikan Sistem Jaringan Informasi Geospasial (SJIG) melalui peluncuran portal digital yang dirancang sebagai pusat data spasial daerah. Peresmian berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Jumat (13/02/2026), dengan melibatkan unsur Forkopimda, pimpinan OPD, camat, kepala desa, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, hingga kalangan pers.
Peluncuran ini turut dihadiri Kepala Badan Informasi Geospasial Republik Indonesia, Prof. Muhammad Aris Marfai, yang memberikan dukungan langsung terhadap penguatan sistem perencanaan berbasis peta dan data terintegrasi di tingkat kabupaten.
Ketua Tim SJIG Kabupaten Asahan, Supriyanto, menjelaskan bahwa pembangunan portal tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung kebijakan nasional Satu Data Indonesia. Melalui sistem ini, seluruh perangkat daerah dapat mengakses dan berbagi informasi spasial secara terpadu untuk mendukung perencanaan program.
Pada tahap awal implementasi, sebanyak 128 peta tematik telah dihimpun dari berbagai sektor, mulai dari kesehatan, infrastruktur, tata ruang, hingga pelayanan publik. Data tersebut akan menjadi rujukan dalam proses perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan agar lebih tepat sasaran.
“Dengan data spasial yang terintegrasi, kebijakan bisa disusun berdasarkan kondisi nyata di lapangan, bukan sekadar perkiraan,” kata Supriyanto dalam laporannya.
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menegaskan bahwa informasi geospasial kini menjadi kebutuhan penting dalam tata kelola pemerintahan modern. Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah memanfaatkan portal tersebut secara maksimal untuk menyusun program berbasis data yang valid.
Menurutnya, penggunaan sistem digital ini akan membantu pemerintah menentukan prioritas pembangunan secara presisi, sekaligus meningkatkan transparansi penggunaan anggaran.
“Setiap keputusan harus didukung data yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan begitu, pembangunan benar-benar memberi dampak langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BIG menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemkab Asahan yang dinilai progresif dalam menerapkan teknologi geospasial. Ia menyebut integrasi data spasial menjadi fondasi penting untuk menghasilkan perencanaan yang akurat dan kebijakan yang akuntabel.
Ia menambahkan, pemanfaatan informasi geospasial dapat membantu daerah memetakan potensi wilayah, kebutuhan infrastruktur, hingga mitigasi risiko bencana secara lebih komprehensif.
Dengan beroperasinya Portal SJIG, Kabupaten Asahan diharapkan mampu mempercepat pembangunan berbasis data, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui sistem perencanaan yang modern, efisien, dan terukur. (red)














