Asahan – Kabar73.com || Peristiwa tragis terjadi di jalur perlintasan kereta api KM 32 lintasan Teluk Dalam–Pulau Raja, Kabupaten Asahan, pada Selasa dini hari, 24 Maret 2026. Seorang pemuda ditemukan meninggal dunia setelah tertabrak kereta api yang melintas di lokasi tersebut.
Korban diketahui bernama Dimas Saputra, berusia 22 tahun, warga Dusun I, Desa Mekar Sari, Kecamatan Pulau Rakyat. Lokasi kejadian tidak jauh dari tempat tinggal korban, sehingga peristiwa ini langsung mengundang perhatian warga sekitar.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban diketahui berada seorang diri di sekitar rel kereta api sejak dini hari. Ia diduga duduk di atas rel dalam waktu cukup lama hingga akhirnya tertidur dan tidak menyadari datangnya kereta api.
Kereta yang melintas saat kejadian merupakan KA Sribilah Utama yang melaju dari arah Medan menuju Rantau Prapat. Benturan keras tidak dapat dihindari, mengingat korban berada tepat di jalur lintasan aktif.
Warga sekitar sempat mendengar suara klakson kereta api yang cukup keras saat melintas. Setelah itu, keluarga korban mulai menyadari keberadaan korban yang sebelumnya berada di sekitar rel. Saat dilakukan pengecekan, korban telah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Kondisi korban saat ditemukan sangat memprihatinkan akibat benturan dengan kereta yang melaju dengan kecepatan tinggi. Beberapa bagian tubuh ditemukan terpisah di sepanjang lintasan rel dengan jarak cukup jauh dari titik awal kejadian.
Petugas kemudian melakukan evakuasi terhadap jenazah korban dan membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat untuk proses visum. Setelah seluruh prosedur selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak beraktivitas di area rel kereta api, terutama pada waktu dini hari ketika jarak pandang terbatas dan jadwal kereta tetap berjalan normal.
Deskripsi: Pemuda di Asahan tewas tertabrak kereta saat diduga tertidur di rel dini hari, jenazah ditemukan dalam kondisi mengenaskan. (red)














