Asahan – Kabar73.com || Momentum Milad ke-109 Aisyiyah di Kabupaten Asahan diperingati melalui kegiatan pengajian akbar yang berlangsung di Masjid Taqwa, Desa Rawang Lama Dusun VIII, Kecamatan Rawang Panca Arga, Minggu (3/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sumatera Utara, Arika Br Perangin-angin, S.Ag., bersama sejumlah pejabat daerah, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat yang memadati lokasi acara.
Tampak hadir Bupati Asahan, Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi PAN Ir. H. Yabdi Khoir Harahap, M.BA, jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Asahan, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ketua PDA Asahan, Dharma Wanita Persatuan, Camat Rawang Panca Arga, para kepala desa, hingga unsur MUI dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Asahan menilai perjalanan panjang Aisyiyah hingga usia ke-109 tahun menjadi bukti nyata eksistensi dan dedikasi organisasi perempuan tersebut dalam membangun kehidupan sosial masyarakat.
Ia menyebut, kiprah Aisyiyah selama ini telah memberikan kontribusi signifikan di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Bupati juga menekankan bahwa dakwah harus diwujudkan dalam bentuk tindakan nyata, bukan hanya melalui penyampaian secara lisan. Menurutnya, pendekatan tersebut telah lama menjadi ciri khas gerakan Aisyiyah.
Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat nilai keimanan, menjadikan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai pedoman hidup, serta membangun kehidupan yang harmonis dan penuh kedamaian.
Di tengah perkembangan teknologi, masyarakat juga diingatkan untuk meningkatkan literasi digital agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan.
Lebih lanjut, Bupati mendorong sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan sosial, seperti kemiskinan ekstrem, stunting, serta pemberdayaan ekonomi melalui UMKM perempuan.
Kegiatan berlangsung khidmat dan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan tamu undangan sebagai simbol kebersamaan dalam memperkuat peran Aisyiyah di tengah masyarakat. (red)













