Asahan – Kabar73.com || Komitmen membangun generasi muda berakhlak kembali ditegaskan melalui peresmian Rumah Tahfidz Qur’an Amaliyah di Kelurahan Teladan, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Rabu (29/4/2026). Lembaga ini diharapkan menjadi pusat pembinaan hafiz dan hafizah di Kabupaten Asahan.
Acara peresmian yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut dihadiri Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP, Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani SH SIK MH, unsur pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Rumah Tahfidz Qur’an Amaliyah merupakan program binaan Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan yang bertujuan mengarahkan generasi muda ke kegiatan positif berbasis keagamaan. Ketua Yayasan, M Tantowi Batubara SH, menyampaikan bahwa dukungan pemerintah dan aparat menjadi energi besar dalam mengembangkan lembaga tersebut.
“Dukungan yang kami terima hari ini menjadi motivasi untuk terus membina anak-anak agar lebih dekat dengan Al-Qur’an,” ungkapnya.
Wakil Bupati Asahan Rianto menyebut keberadaan rumah tahfidz ini sebagai langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berlandaskan nilai spiritual.
“Ini bukan sekadar tempat belajar, tetapi investasi jangka panjang dalam mencetak generasi Qur’ani yang akan membawa perubahan positif bagi daerah,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi peran Polres Asahan yang dinilai turut aktif dalam mendukung program pembinaan masyarakat melalui pendekatan keagamaan.
Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani menegaskan bahwa pihaknya akan terus berperan dalam kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ia berharap rumah tahfidz ini mampu melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an yang berkualitas.
“Kami ingin tempat ini menjadi ladang lahirnya generasi yang membanggakan, baik bagi keluarga maupun daerah,” katanya.
Dalam tausiyahnya, Al-Ustadz Aswaluddin Rambe mengingatkan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Ia mengajak masyarakat untuk tidak hanya membaca, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, diawali dengan doa bersama, sambutan, penyaluran santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa, hingga prosesi pengguntingan pita sebagai tanda resmi dibukanya Rumah Tahfidz Qur’an Amaliyah.
Acara kemudian ditutup dengan peninjauan langsung ke lokasi oleh para tamu undangan. Kehadiran rumah tahfidz ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam memperkuat pendidikan keagamaan di Asahan serta membentuk generasi muda yang berkarakter, religius, dan berdaya saing. (red)














