Asahan – Kabar73.com || Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti Aula Gedung Zulfirman Siregar, Universitas Asahan (UNA), Senin (30/3/2026). Momen Halalbihalal Idul Fitri 1447 Hijriah yang digelar civitas akademika ini tak sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi titik awal memperkuat soliditas internal kampus.
Mengusung tema “Mempererat Silaturahmi, Mewujudkan Keluarga Besar UNA yang Harmonis dan Produktif”, kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus yayasan, rektorat, dekan, ketua lembaga, dosen, hingga tenaga kependidikan. Suasana berlangsung khidmat, namun tetap cair dengan nuansa kebersamaan yang kental.
Rektor UNA, Assoc. Prof. Dr. Mangaraja Manurung, dalam sambutannya menegaskan bahwa Halalbihalal menjadi momentum penting untuk introspeksi diri sekaligus memperbaiki hubungan antar elemen kampus. Ia mengajak seluruh civitas akademika meninggalkan ego sektoral demi kemajuan bersama.
“Ini saat yang tepat untuk saling memaafkan. Perbedaan yang ada jangan menjadi penghalang. Kita harus membangun kampus ini sebagai rumah bersama,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam mencapai target strategis kampus, termasuk peningkatan jumlah mahasiswa baru pada tahun ajaran 2026/2027 yang ditargetkan melampaui 1.300 orang. Menurutnya, capaian tersebut hanya bisa diraih dengan sinergi seluruh pihak.
“Tidak ada pilihan selain bersatu. Hilangkan sekat, perkuat integritas, dan jadikan UNA sebagai kebanggaan masyarakat,” kata dia.
Senada dengan itu, Ketua Pengurus Yayasan UNA, Drs. Mapilindo, menilai keharmonisan menjadi kunci utama dalam menjalankan roda organisasi. Ia menegaskan, kerja sama yang solid hanya dapat terwujud jika didukung hubungan yang baik antar individu.
“Kalau hubungan sudah harmonis, pekerjaan akan lebih mudah. Momentum ini harus menjadi penguat kebersamaan kita,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengungkapkan perkembangan penting di lingkungan kampus. Program Studi Teknik Informatika tengah menuju akreditasi unggul, sementara pembukaan Program Studi Magister Ilmu Pendidikan tinggal menunggu penerbitan surat keputusan.
“Mohon doa seluruh civitas akademika. Kita berharap dalam waktu dekat SK Magister Ilmu Pendidikan bisa terbit. Ini akan menambah jumlah program studi S2 di UNA,” ujarnya optimistis.
Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan UNA, Ir. Syarifullah Harahap, menyoroti pentingnya komunikasi sebagai fondasi utama dalam manajemen organisasi. Ia menilai tema keharmonisan yang diangkat dalam kegiatan ini sangat relevan dengan kondisi internal kampus saat ini.
“Komunikasi adalah inti dari manajemen. Tanpa komunikasi yang baik, sulit mencapai kemajuan,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi antara rektorat, lembaga, fakultas, hingga program studi agar roda organisasi berjalan efektif dan berkelanjutan.
Tak hanya itu, Halalbihalal kali ini juga menjadi ajang syukur atas pencapaian akademik UNA. Kampus tersebut kini telah memiliki dua guru besar tetap, yakni Prof. Dr. Sri Rahayu di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan serta Prof. Emeritus Dr. Darma Bakti di Fakultas Pertanian.
Kehadiran para profesor tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian di lingkungan Universitas Asahan.
Acara kemudian ditutup dengan tradisi saling bersalaman dan bermaafan. Seluruh peserta larut dalam suasana haru, menandai semangat baru untuk melangkah bersama membangun UNA yang lebih maju. (red)














