Kabar73.com, Asahan — Merespons kekhawatiran masyarakat terkait munculnya kembali aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Asahan menggelar patroli malam dan tes urin mendadak di Desa Sei Alim Hasak, Jumat (5/11) hingga Sabtu dini hari.
Patroli terpadu tersebut dipimpin Plh Kepala BNNK Asahan, Basten Simamora, dengan melibatkan personel BNN, pemerintah desa, Relawan P4GN, serta Agen Pemulihan Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM). Tim bergerak ke sejumlah titik yang selama ini dianggap rawan, khususnya di Dusun 2 dan Dusun 4, berdasarkan laporan warga mengenai meningkatnya aktivitas mencurigakan di wilayah tersebut.
Dalam operasi itu, petugas mendapati sejumlah pemuda tengah berkumpul tanpa tujuan yang jelas. Mereka kemudian diminta menjalani tes urin sebagai langkah deteksi dini. Dari total 20 orang yang diperiksa, satu warga dinyatakan positif konsumsi sabu. Individu tersebut segera dibawa ke Kantor BNNK Asahan untuk menjalani asesmen medis dan pembinaan lebih lanjut oleh Agen Pemulihan Desa.
Basten Simamora menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bukti keseriusan BNNK Asahan dalam menindaklanjuti setiap laporan masyarakat.
“Deteksi dini melalui tes urin kami lakukan sebagai bentuk respons cepat sekaligus penguatan kembali Program Desa Bersinar yang telah berjalan sejak 2024,” ujarnya.
Desa Sei Alim Hasak memang tercatat sebagai salah satu desa yang aktif menjalankan Program Desa Bersinar (Desa Bersih Narkoba). Hingga 2025, desa ini masih konsisten menggerakkan kegiatan pencegahan mandiri, termasuk pendampingan oleh Agen IBM yang berfokus pada edukasi, deteksi dini, serta fasilitasi rehabilitasi bagi warga yang membutuhkan.
Basten berharap langkah yang dilakukan Desa Sei Alim Hasak dapat menginspirasi desa-desa lain di Asahan.
“Kami mendorong seluruh desa yang pernah menjalankan program serupa untuk kembali mengaktifkan gerakan pemberantasan narkoba. Bukan hanya melalui patroli, tetapi juga sosialisasi, pembentukan relawan, pembinaan remaja, hingga tes urin berkala,” ungkapnya.
BNNK Asahan memastikan kegiatan patroli, razia, dan deteksi dini akan terus digencarkan untuk mempersempit ruang gerak jaringan penyalahgunaan narkoba dan menciptakan lingkungan desa yang aman serta bebas narkotika. (Yas)














