Kabar73.com – Kemunculan cahaya terang yang melintas di langit Lampung sempat membuat warga geger. Banyak yang menduga fenomena tersebut adalah meteor yang jatuh ke Bumi. Namun, hasil penelusuran ilmiah mengungkap fakta berbeda.
Peristiwa ini menjadi perbincangan luas setelah video penampakan benda bercahaya beredar di media sosial. Dalam tayangan itu, terlihat objek terang melaju cepat di langit malam, lalu perlahan pecah menjadi beberapa bagian kecil yang menyebar.
Astronom dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa objek tersebut bukan meteor, melainkan sampah antariksa yang memasuki atmosfer Bumi.
Ia menyebutkan, benda itu merupakan sisa dari roket China jenis CZ-3B yang sebelumnya digunakan dalam peluncuran satelit. Setelah menyelesaikan misinya, bagian roket tersebut kembali ke Bumi sebagai puing antariksa.
Dari hasil analisis lintasan dan data pelacakan orbit, diketahui bahwa serpihan roket itu bergerak dari arah India menuju Samudera Hindia, melintasi wilayah barat Sumatera. Jalur ini membuat fenomenanya dapat terlihat jelas dari sejumlah daerah, termasuk Lampung dan Banten.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.56 WIB. Saat itu, objek telah berada di ketinggian kurang dari 120 kilometer, sehingga masuk ke lapisan atmosfer yang lebih padat. Gesekan dengan udara memicu panas tinggi, membuat benda itu terbakar dan terurai.
Cahaya terang yang tampak di langit merupakan efek dari proses pembakaran tersebut. Sementara pecahan yang terlihat berpencar adalah bagian roket yang hancur akibat tekanan ekstrem saat memasuki atmosfer.
Fenomena seperti ini sebenarnya kerap terjadi, namun tidak selalu terlihat jelas oleh masyarakat. Dalam kasus ini, kondisi langit yang mendukung membuat peristiwa tersebut tampak mencolok hingga memicu kehebohan.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang jika melihat kejadian serupa. Sebab, sebagian besar sampah antariksa akan habis terbakar di atmosfer sebelum mencapai permukaan Bumi. (red)














