Kerangsatu.com, Asahan – Desa Pematang Sei Baru, Kecamatan Tanjung Balai, Kabupaten Asahan, kini mencuri perhatian setelah resmi ditetapkan sebagai salah satu desa prioritas nasional penerima Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Penetapan ini membuka peluang besar bagi kawasan pesisir Asahan untuk bertransformasi menjadi pusat ekonomi biru yang modern dan berkelanjutan.
Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan inisiatif strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI yang dirancang untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. Melalui program ini, kawasan pesisir tidak hanya dibangun dari sisi infrastruktur, tetapi juga diperkuat dari aspek kelembagaan dan rantai usaha perikanan.
Penunjukan Desa Pematang Sei Baru disampaikan dalam kegiatan sosialisasi KNMP yang digelar langsung di desa tersebut. Acara ini dihadiri Staf Khusus Menteri KKP RI, Dedi Irawan, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Asahan dan berbagai pemangku kepentingan terkait.
Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Asahan, Suprianto, menyebut penetapan ini sebagai momentum penting bagi kemajuan ekonomi pesisir Asahan. Menurutnya, Kabupaten Asahan memiliki potensi kelautan yang sangat strategis dengan garis pantai sepanjang sekitar 56 kilometer yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka, serta perairan darat yang luas.
“Lebih dari 20.500 nelayan di Asahan menggantungkan hidupnya dari sektor perikanan. Program ini diharapkan menjadi motor penggerak peningkatan kesejahteraan mereka,” ujar Suprianto dalam keterangannya, Senin (15/12/2025).
Pemerintah Kabupaten Asahan menaruh harapan besar agar KNMP di Desa Pematang Sei Baru mampu melahirkan pusat ekonomi biru baru yang berkelanjutan. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah pesisir, program ini juga diharapkan memberikan dampak nyata bagi peningkatan taraf hidup masyarakat nelayan.
KNMP dirancang sebagai program terpadu yang mencakup pembangunan pelabuhan mini, sentra pengolahan hasil perikanan, pusat kuliner berbasis produk laut, hingga SPDN (Solar Packed Dealer Nelayan). Seluruh pengelolaan akan dilakukan secara kolektif melalui pembentukan Koperasi Merah Putih, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan secara adil oleh masyarakat nelayan.
Tokoh masyarakat Desa Pematang Sei Baru, Muslim Simbolon, menyambut positif penetapan desanya sebagai penerima program nasional tersebut. Ia berharap program KNMP dapat segera direalisasikan dan membawa perubahan nyata bagi kehidupan nelayan dan keluarga pesisir.
Sementara itu, Staf Khusus Menteri KKP RI, Dedi Irawan, menegaskan bahwa KNMP merupakan program berbasis ekonomi riil yang dirancang untuk jangka panjang. Pemerintah menargetkan peningkatan pendapatan nelayan melalui penguatan rantai usaha perikanan dari hulu hingga hilir.
Ia juga mencontohkan keberhasilan proyek percontohan KNMP di Biak, Papua, yang mampu meningkatkan pendapatan nelayan hingga 18 kali lipat. Menurutnya, keberhasilan tersebut dapat direplikasi di Asahan dengan dukungan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan partisipasi aktif masyarakat nelayan.
Penunjukan Desa Pematang Sei Baru sebagai desa prioritas KNMP dinilai sejalan dengan visi pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, yang menempatkan penguatan desa dan ekonomi rakyat sebagai fondasi utama pembangunan Indonesia ke depan. (yas)














