MEDAN – Kabar73.Com || Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara tekankan soal pembuatan berita, “haram” membuat berita dengan cara copy paste (Copas).
Hal itu disampaikan H Parianda Putra Sinik saat memberikan kata sambutan pada acara ujian masuk dan kenaikan PWI di aula Hotel Swiss – bel inn Jalan Gajah Mada Medan, Senin (26/12).
“Wartawan itu harus mampu membuat berita, tidak boleh copas dan copas itu hukumnya haram di dunia jurnalistik”, tegas orang nomor satu di organisasi wartawan tertua (PWI) di Sumatera Utara itu.
Lebih lanjut dikatakan, kegiatan hari ini dan esok (Uji Kompetensi Wartawan) dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sumut yang dilaksanakan oleh Serikat Perusahaan Surat Kabar (SPS) Sumut, PWI Sumut dan Diskominfo Sumut, jelasnya.
Parianda yang juga menjabat sebagai Ketua SPS Sumut menyampaikan, “besar perhatian Gubernur Sumatera Utara Bapak Edy Rahmayadi terhadap keberadaan pers dan beliau berharap agar semua wartawan itu sudah berkopeten (UKW)”, ungkapnya.
Hari ini saya berharap, agar yang ikut ujian kenaikan tingkat dan masuk PWI semuanya lulus sebab hari ini merupakan kegiatan terakhir perekrutan masuk jadi anggota, tegas Parianda sembari mengatakan jika mereka akan melakukan moratorium.
Kedepan pihaknya akan melakukan pelatihan dan orientasi guna memperkokoh wawasan serta kwalitas anggota PWI, “sejak saya terpilih sebagai Ketua, sudah dua kali melakukan ujian perekrutan anggota”, pungkas Parianda mengakhiri sambutannya.
Tampak hadir pada pelaksanaan ujian perekrutan (masuk,red) dan kenaikan tingkat anggota PWI, Sekretaris PWI SR Hamonangan Panggabean, Bendahara Hartati Rangkuti dan unsur pengurus.(red)