Asahan – Kabar73.com || Universitas Asahan (UNA) terus memperkuat langkahnya dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif dan mudah dijangkau masyarakat. Pada Kamis (21/8/2025), UNA menggelar rangkaian sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), serta pengenalan sistem pembelajaran hybrid di dua kecamatan, yakni Rahuning dan Aek Ledong.
Di Kecamatan Rahuning, kegiatan dipandu oleh Dekan Fakultas Hukum UNA, Assoc. Prof. Dr. Bahmid, S.H., M.Kn, bersama dosen Hilmiatus Sahla, S.E.I., M.E.I. dan Elfin Efendi, S.T.P., M.T.S.P.. Sementara di Aek Ledong, sosialisasi disampaikan oleh Assoc. Prof. Dr. Wanayumini, S.Kom., M.Kom bersama tim dosen, Safruddin, S.P., M.MA. dan Suriani, S.H., M.H.
RPL dan Hybrid Learning Jadi Daya Tarik
Program RPL menjadi salah satu topik utama. Melalui program ini, pengalaman kerja maupun pembelajaran non-formal dapat diakui sebagai bagian dari capaian akademik. Skema tersebut memungkinkan mahasiswa menyelesaikan studi lebih cepat sekaligus menekan biaya kuliah.
Selain itu, UNA juga memperkenalkan sistem pembelajaran hybrid yang memadukan kuliah tatap muka dan daring. Konsep ini diharapkan mampu menjawab keterbatasan jarak dan waktu, sehingga mahasiswa dari daerah terpencil tetap bisa mengakses pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan kampung halaman.
“UNA berkomitmen membuka kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah untuk melanjutkan kuliah dengan jalur reguler maupun RPL. Hybrid learning menjadi solusi agar pendidikan tidak lagi terkendala jarak,” ujar Wakil Rektor UNA Bidang Akademik, Assoc. Prof. Dr. Wanayumini.
Apresiasi dari Pemerintah Daerah
Camat Rahuning, Mohammad Yasir, S.H., menilai kehadiran UNA membawa harapan baru. “Pendidikan adalah fondasi kemajuan daerah. Dengan adanya RPL dan hybrid, akses kuliah semakin terbuka untuk masyarakat yang selama ini terhambat biaya atau jarak,” tuturnya.
Sementara itu, Camat Aek Ledong, Saiful Anwar, S.E., M.AP., menyebut program UNA sebagai langkah strategis. “Ini peluang emas. Pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan anak-anak kita,” katanya.
Dukungan Penuh dari Yayasan
Ketua Pengurus Yayasan UNA, Drs. Mapilindo, M.Pd., juga menegaskan pentingnya kegiatan tersebut. Menurutnya, RPL menjadi terobosan besar karena memberi pengakuan akademik atas pengalaman kerja maupun pendidikan non-formal. “Kami berharap semakin banyak masyarakat terinspirasi untuk kuliah di UNA,” ungkapnya.
Generasi Unggul untuk Asahan
Melalui kegiatan di Rahuning dan Aek Ledong, UNA meneguhkan tekadnya untuk mendukung pemerataan pendidikan tinggi di Kabupaten Asahan. Dengan jalur PMB maupun RPL, UNA berharap lahir generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan siap menjawab tantangan zaman. (red)