Asahan – Kabar73.com || Suasana hangat menyelimuti Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Asahan saat Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PD) Asahan menyambut kedatangan Wakil Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Wamendikbudristek) Republik Indonesia, Fajar Riza Ul Haq, Selasa (12/8/2025). Kunjungan ini menjadi momen penting bagi Muhammadiyah Asahan untuk memperkuat peran mereka dalam memajukan pendidikan di daerah.
Ketua PD Muhammadiyah Asahan, bersama jajaran pengurus, menyambut langsung Wamen Fajar Riza yang tiba dengan agenda silaturahmi dan dialog pendidikan. Pertemuan ini juga dihadiri perwakilan Pemkab Asahan, tokoh masyarakat, dan para penggerak pendidikan di bawah naungan Muhammadiyah.
Dalam sambutannya, Ketua PD Muhammadiyah Asahan menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah Asahan berkomitmen untuk terus mengembangkan kualitas pendidikan berbasis nilai-nilai Islam berkemajuan.
“Kunjungan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk semakin aktif membina sekolah, perguruan tinggi, dan lembaga pendidikan lainnya di Asahan,” ujarnya.
Sementara itu, Wamen Fajar Riza mengungkapkan kekagumannya terhadap kontribusi Muhammadiyah, khususnya di Kabupaten Asahan. Menurutnya, organisasi ini telah memainkan peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui ribuan sekolah, perguruan tinggi, dan pusat pendidikan yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Saya melihat Muhammadiyah Asahan memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” kata Fajar.
Ia juga mendorong adanya sinergi yang lebih kuat antara Muhammadiyah dengan pemerintah daerah dan pusat dalam memperluas akses serta mutu pendidikan. Menurutnya, kolaborasi lintas pihak menjadi kunci untuk mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Kunjungan ini ditutup dengan peninjauan fasilitas pendidikan milik Muhammadiyah Asahan serta dialog interaktif dengan para guru dan mahasiswa. Diharapkan, momentum ini dapat mempererat hubungan antara Muhammadiyah dan Kementerian Pendidikan dalam mewujudkan cita-cita pendidikan nasional yang berkeadilan. (red)