Batu Bara — Kabar73.com || Dua remaja asal Kisaran, Kabupaten Asahan, ditangkap Unit Reskrim Polsek Indrapura, Polres Batu Bara, setelah diduga terlibat dalam aksi pembegalan sepeda motor disertai perampasan uang tunai di Jalan Access Road Inalum, Kelurahan Perkebunan Sipare-pare, Kecamatan Sei Suka.
Kedua pelaku yang diamankan berinisial AA (21) dan ASN (17). Keduanya merupakan warga Kisaran. Sementara satu pelaku lainnya masih buron dan dalam pengejaran pihak kepolisian.
Korban dalam peristiwa tersebut adalah Hendri Yanto (33), warga Dusun Simpang Galon, Desa Pakam, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara. Aksi kejahatan itu terjadi pada Minggu pagi (20/4/2025) sekitar pukul 05.30 WIB, saat korban sedang mengendarai sepeda motor Yamaha NMAX bersama anaknya yang masih berusia empat tahun dalam perjalanan pulang dari Rumah Sakit Sapta Medika menuju kediaman mereka.
Saat melintasi lokasi kejadian, korban tiba-tiba diadang oleh tiga pelaku yang mengejarnya menggunakan sepeda motor. Salah satu pelaku langsung mencabut kunci kontak motor korban, sementara pelaku lainnya menendang motor hingga korban dan anaknya terjatuh ke jalan. Dalam kondisi panik, korban mencoba melarikan diri saat salah satu pelaku mengacungkan senjata tajam jenis parang dan mengejarnya.
Tidak hanya mengambil sepeda motor, pelaku juga merampas tas sandang milik korban yang berisi uang tunai Rp5 juta dan sebuah telepon genggam. Usai kejadian, korban segera melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Indrapura.
Kapolsek Indrapura, AKP Reynold Silalahi, menyampaikan bahwa pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Setelah melakukan penyelidikan intensif, Tim Reskrim berhasil melacak keberadaan dua pelaku dan menangkap mereka di wilayah Kisaran pada Selasa malam (6/5/2025) pukul 22.00 WIB.
“Dua tersangka sudah kami amankan bersama barang bukti, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran. Kami terus mendalami kasus ini untuk proses hukum lebih lanjut,” jelas AKP Reynold kepada wartawan.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena aksi kejahatan dilakukan secara brutal meskipun korban sedang membawa anak kecil. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat berkendara di jalanan sepi, terutama pada waktu-waktu rawan. (red)