Kabar73.com, Asahan || Jajaran Polsek Air Batu berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba yang meresahkan warga. Dalam operasi yang digelar di Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan, seorang pria berinisial S (42), yang juga dikenal dengan panggilan Yudi alias Bokis, diamankan polisi setelah kedapatan menyimpan puluhan paket sabu siap edar.
Kapolsek Air Batu, AKP S. Tambunan, memimpin langsung penggerebekan yang dilakukan di kediaman tersangka. Dari hasil penggeledahan intensif di bagian dapur rumah pelaku, polisi menemukan 58 paket sabu dengan berat total brutto 9,22 gram. Tak hanya itu, polisi juga menyita satu plastik berisi klip kosong, timbangan digital, dan sebuah dompet cokelat yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan narkotika.
Penangkapan ini bermula dari laporan warga yang merasa terganggu dengan aktivitas mencurigakan di sekitar rumah pelaku. Menurut AKP S. Tambunan, warga kerap melihat tersangka keluar-masuk rumah sambil membawa ponsel dan bungkusan kecil. Laporan itu langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan pemantauan oleh tim Polsek Air Batu.
“Setelah kami yakin dengan bukti awal dari pemantauan, kami langsung bergerak melakukan penggerebekan di rumah yang bersangkutan,” kata AKP Tambunan saat memberikan keterangan pers.
Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui bahwa sabu tersebut diperolehnya dari seseorang berinisial WN, warga Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai. Saat ini, polisi tengah memburu WN yang diduga kuat sebagai pemasok utama dalam jaringan ini. Proses pengembangan kasus pun masih berlangsung.
Tersangka S beserta seluruh barang bukti kini diamankan di Mapolsek Air Batu dan akan segera diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan untuk proses hukum lebih lanjut.
Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan komitmen pihaknya dalam pemberantasan narkoba. Ia mengapresiasi keterlibatan masyarakat yang turut memberikan informasi awal sehingga pengungkapan kasus bisa dilakukan lebih cepat.
“Narkoba tidak akan diberi tempat di wilayah kami. Ini adalah musuh nyata bagi masa depan generasi muda. Kami akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang terlibat,” tegas AKBP Revi. (red)