Asahan – Kabar73.com || Desa Rawang Pasar 5, Kecamatan Rawang Panca Arga, kini memiliki wadah ekonomi baru setelah Koperasi Merah Putih resmi diluncurkan pada Kamis (21/8/2025). Peresmian dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, yang menegaskan bahwa koperasi desa menjadi salah satu kunci memperkuat ekonomi rakyat dari tingkat bawah.
Koperasi ini telah berbadan hukum dan mulai menjalankan kegiatan usaha dengan unit sembako serta Sub Dealer LPG. Tidak berhenti di situ, pengurus juga tengah menyiapkan program pengembangan usaha beras yang diharapkan dapat menjadi produk unggulan desa.
Ketua Koperasi Merah Putih, Massait, mengatakan koperasi hadir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat dalam memperoleh akses usaha yang adil. “Kami ingin koperasi ini menjadi wadah bersama, bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas. Dukungan permodalan dan sarana pertanian sangat kami butuhkan untuk berkembang,” ujarnya.
Camat Rawang Panca Arga, Resmanto Tambunan, SE, menilai keberadaan koperasi ini sebagai langkah nyata menjalankan program Presiden RI dalam memperkuat basis ekonomi kerakyatan. Dengan 44 anggota aktif serta perputaran dana mencapai Rp14,58 juta per bulan, Koperasi Merah Putih dinilai memiliki prospek besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi lokal.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Rianto menekankan agar koperasi desa tidak hanya berhenti pada layanan sembako dan LPG, tetapi juga mendukung program strategis pemerintah seperti penyediaan pangan bergizi gratis hingga distribusi pupuk bagi petani. “Koperasi harus menjadi pilar dalam pembangunan desa yang inklusif, sejalan dengan visi Pemkab Asahan mewujudkan masyarakat sejahtera, religius, maju, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Dengan berdirinya Koperasi Merah Putih, Desa Rawang Pasar 5 diharapkan menjadi contoh sukses bagaimana desa mampu menggerakkan potensi lokal melalui kerja sama kolektif. Koperasi bukan hanya sarana usaha, melainkan juga instrumen pembangunan yang menempatkan rakyat sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi. (red)