Asahan – Kabar73.com || Dalam upaya memperkuat program ketahanan pangan nasional, PT Bumi Sawit Perkasa (BSP) bersama TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Asahan, serta STMIK Royal Kisaran melaksanakan penanaman jagung secara kolaboratif di lahan seluas 1 juta hektar. Kegiatan ini dipusatkan di perbatasan Desa Perhutaan Silau dan Desa Silau Maraja, Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, pada Rabu (14/5/2025).
Penanaman simbolis dilakukan oleh Manager Kemitraan PT BSP, Alharis Nasution, mewakili General Manager perusahaan. Ia menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata sinergi lintas sektor dalam menghadapi tantangan ketersediaan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
“Ini adalah komitmen bersama untuk mendukung ketahanan pangan melalui kerja sama antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat. Harapannya, hasil produksi jagung di wilayah ini dapat berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan Kabupaten Asahan,” ujar Alharis.
Ia juga menegaskan pentingnya keberlanjutan program ini dengan pengawasan dan pemeliharaan intensif, agar produktivitas pertanian tetap terjaga.
Kegiatan penanaman jagung tersebut mendapat dukungan penuh dari berbagai unsur Forkopimda dan instansi terkait. Tampak hadir dalam acara tersebut antara lain Camat Pulo Bandring, Kepala Desa Perhutaan Silau, perwakilan Kepala Desa Taman Sari, Kapolsek Kota Kisaran, Danramil Kota Kisaran, Danramil Meranti, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Asahan, serta pejabat dari bidang perkebunan.
Langkah ini sekaligus menjadi contoh kolaborasi multipihak dalam pembangunan sektor pertanian berbasis masyarakat yang terintegrasi dan berkelanjutan. (red)