ASAHAN – Kabar73.Com || Bupati Asahan melepas peserta Kirab Tangkal Napza Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Sumatera Utara (Kwardasu) Tahun 2022 dari depan rumah dinas Bupati Jalan Sudirman Kisaran, Minggu (18/9) pagi.
H Surya, BSc yang juga selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Asahan pada saat melepas peserta tampak didampingi Sekda selaku Ketua Harian Mabicab, Kepala BNNK Asahan, OPD selaku anggota Mabicab dan Camat selaku Kamabiran
Selamat datang kepada peserta Kirab Tangkal Napza Gerakan Pramuka Kwardasu tahun 2022 di Kabupaten Asahan, sambut H Surya BSc sebelum melepas peserta menujuh Kabupaten berikutnya.
Pada sambutannya, orang nomor satu di Asahan itu menyampaikan, ” kita ketahui bersama pada tahun 2020 Sumatera Utara menjadi Provinsi dengan jumlah angka penyalahgunanan narkoba terbesar di Indonesia.” jelasnya.
Berdasarkan data kawasan rawan narkotika BNN RI Tahun 2022, terdapat 1.192 wilayah dengan kategori bahaya dan waspada norkotika di Sumut. dari jumlah tersebut juga terdapat 81 Desa dan Kelurahan sudah dicanangkan dan di intervensi program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Narkotika).
“Pramuka sebagai wadah pembinaan mental dan karakter para generasi penerus bangsa, saya harapkan ikut andil dalam meningkatkan ketahanan masyarakat anti narkoba. Dan melalui kegiatan Kirap Tangkal Napza Gerakan Pramuka Sumut Tahun 2022 ini, bisa menjadi cikal bakal terbentuknya duta dalam pembinaan program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di wilayah Sumut khususnya Kabupaten Asahan yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan orang-orang terdekat kita,” harapnya.
Bupati juga berharap kita dapat menyebarluaskan kepada seluruh masyarakat, agar mawas diri dari narkoba, psikotropika dan zat adiktif lainnya. sehingga para generasi muda Asahan khususnya menjadi generasi yang sehat jiwa dan raga serta bebas dari bahayanya narkoba.
“Pemerintah Kabupaten Asahan siap bekerja sama dengan BNN dan Gerakan Pramuka untuk bersama-sama, bahu-membahu mensosialisasikan pencegahan bahaya narkoba khususnya di wilayah Kabupaten Asahan agar terwujudnya masyarakat Asahan Sejahtera ‘yang Religius dan Berkarakter serta bebas dari narkotika,” pungkasnya.(red)