ASAHAN – Kabar73.com || Pemerintah Kabupaten Asahan meresmikan tiga unit palang pintu perlintasan kereta api (Jalur Perlintasan Langsung/JPL) sebagai upaya menekan potensi kecelakaan dan meningkatkan keselamatan masyarakat saat melintas di rel kereta api. Peresmian dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., MAP pada Senin, 19 Mei 2025.
Tiga titik JPL yang diresmikan masing-masing berlokasi di wilayah Kota Kisaran dan Kecamatan Air Batu. Dua titik berada di Kisaran, yakni JPL 5 di Jalan Syach Hasan (Km 2+250), serta JPL 6 di Jalan Marah Rusli Mutiara (Km 3+096). Sementara satu titik lainnya berada di Kecamatan Air Batu, tepatnya JPL 10 di Jalan Sei Alim Hasak (Km 5+540).
Dalam keterangannya, Wabup Rianto menegaskan pentingnya peran fasilitas keselamatan seperti palang pintu dalam mendukung kelancaran dan keamanan transportasi, terutama di kawasan yang padat aktivitas masyarakat.
“Dengan adanya palang pintu dan petugas penjaga di perlintasan, kita harap masyarakat lebih waspada. Namun yang paling penting adalah kesadaran pribadi. Berhentilah sejenak, lihat kanan dan kiri sebelum melintas,” ujarnya.
Proyek pembangunan palang pintu ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Asahan dan Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Medan (BTP Medan), dengan dukungan PT KAI Divisi Regional I Sumatera Utara. Fasilitas JPL dilengkapi dengan rambu peringatan, sistem otomatis, dan penjagaan manual untuk menjamin keamanan pengguna jalan.
Dalam kegiatan peresmian, Wabup bersama sejumlah pejabat turut meninjau langsung kondisi fisik palang pintu dan memastikan fungsinya berjalan dengan baik. Peresmian ini dihadiri oleh Kepala BTP Medan, Kepala Dinas Perhubungan Asahan, perwakilan PT KAI, unsur kecamatan Kisaran Timur dan Air Batu, serta aparat setempat seperti lurah dan kapolsek.
Pemerintah Kabupaten Asahan menyampaikan komitmennya untuk terus menambah fasilitas serupa di titik rawan lainnya, sebagai bagian dari program keselamatan transportasi yang berkelanjutan. (red)