Asahan – Kabar73.com || Sebanyak 335 calon jamaah haji asal Kabupaten Asahan resmi diberangkatkan ke Tanah Suci pada Senin (19/5/2025) dini hari. Namun, dua orang jamaah dari total 337 yang sebelumnya terdaftar batal berangkat karena alasan kesehatan.
Pelepasan jamaah berlangsung khidmat di Gedung Tahfidz Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran dan dipimpin langsung oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, bersama unsur Forkopimda.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Asahan, Abdul Manan, mengonfirmasi bahwa dua calon jamaah haji tidak bisa ikut serta dalam keberangkatan kloter 15. “Setelah melalui proses pemeriksaan kesehatan terakhir, dua jamaah dinyatakan tidak layak terbang karena kondisi fisik yang tidak memungkinkan,” jelasnya.
Dua jamaah tersebut adalah Poni binti Wiryo Sumarto dari Kecamatan Bandar Pulau dan Biah Sitorus binti Abdul Halim Sitorus asal Kecamatan Tanjungbalai. Keduanya diketahui merupakan lansia dengan kondisi medis serius, salah satunya mengalami osteoporosis akut yang menyulitkan mobilitas.
Dalam sambutannya, Bupati Asahan mengingatkan seluruh jamaah agar menjaga niat ibadah dan perilaku selama menjalankan rukun Islam kelima ini. “Tampilkan sikap terbaik sebagai tamu Allah. Jamaah Indonesia dikenal karena keramahan dan ketertibannya,” pesan Taufik.
Ia juga berpesan agar jamaah tak lupa mendoakan kemajuan Kabupaten Asahan. “Semoga keberangkatan ini membawa berkah bagi kita semua dan daerah yang kita cintai,” tambahnya.
Berdasarkan data dari Kementerian Agama, total jamaah yang diberangkatkan terdiri dari 131 laki-laki dan 204 perempuan. Jamaah tertua bernama Jumiyem binti Joyo Rejo, berusia 90 tahun, berasal dari Dusun VII Aek Songsongan. Sedangkan yang termuda adalah Nabilah Riniaini Panjaitan, 19 tahun, asal Kecamatan Kota Kisaran Barat.
Sesuai jadwal dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Sumut, kloter 15 asal Asahan diterbangkan dari Bandara Kualanamu, Deli Serdang, pada pukul 23.45 WIB dengan maskapai GIA 3115, dan dijadwalkan tiba di Jeddah pada Selasa (20/5/2025) pukul 04.30 waktu Arab Saudi.
Untuk kepulangan, para jamaah dijadwalkan kembali ke tanah air dari Madinah pada 29 Juni 2025 dan diperkirakan mendarat di Bandara Kualanamu pada sore hari sekitar pukul 18.10 WIB. (red)