ASAHAN – Kabar73.com || Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 tahun 2025 resmi dimulai di wilayah Kabupaten Asahan. Upacara pembukaan digelar di Lapangan Desa Silo Bonto, Kecamatan Silau Laut, Selasa (6/5), dengan Inspektur Upacara Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar.
Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Inf Agus Supriyono, Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Muhammad Bassarewan, para camat, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Dimulainya kegiatan TMMD ditandai dengan penyerahan simbolis peralatan kerja kepada perwakilan peserta TMMD, serta pemukulan gong oleh Bupati Asahan, disaksikan langsung oleh Danrem 022/Pantai Timur dan jajaran TNI-Polri yang hadir.
Dalam sambutannya, Bupati Asahan menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan TMMD sebagai bagian dari sinergi pembangunan antara TNI dan Pemerintah Daerah. Ia menegaskan bahwa TMMD merupakan bukti nyata kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan.
“TMMD ini bukan sekadar program pembangunan fisik, tetapi juga membangun semangat kebangsaan, persatuan, dan kepedulian antarwarga,” ujar Bupati Asahan.
Sementara itu, Komandan Satgas TMMD ke-124, Letkol Inf Muhammad Bassarewan yang juga merupakan Komandan Kodim 0208/Asahan dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan TMMD diawali dengan tahapan Pra TMMD yang telah dilaksanakan sejak 28 April hingga 5 Mei 2025. Sedangkan pelaksanaan utama TMMD berlangsung mulai 6 Mei hingga 4 Juni 2025.
Adapun sasaran kegiatan fisik meliputi pengecoran jalan sepanjang 1.210 meter dengan lebar 4 meter, pembuatan 5 unit sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), rehabilitasi musala dan pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).
Selain itu, kegiatan nonfisik juga menjadi bagian penting dari program TMMD ini berupa pemberian materi penyuluhan yang diberikan kepada masyarakat meliputi bela negara dan wawasan kebangsaan, Keluarga Berencana (KB) dan kesehatan masyarakat, penyuluhan peternakan, pertanian, dan lingkungan hidup, pencegahan penyalahgunaan narkoba dan peningkatan Kamtibmas.
Kemudian, penyuluhan hukum dan kerukunan antarumat beragama, pencegahan stunting dan penanaman pohon, penyuluhan etahanan pangan terhadap kelompok tani serta kebersihan sungai.
“Program nonfisik ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan sosial dan ekonomi, seiring dengan pembangunan infrastruktur fisik,”kata Dandim.
Adapun, pelaksanaan TMMD ke-124 Kodim 0208/Asahan melibatkan sebanyak 110 personel TNI, 12 personel Polri, 10 orang dari Pemerintah Daerah, serta 70 warga masyarakat setempat yang turut bergotong royong dalam seluruh rangkaian kegiatan.
“Sinergi antara aparat TNI – Polri pemerintah, dan warga ini menjadi kekuatan utama dalam memastikan kesuksesan program TMMD di wilayah Kabupaten Asahan,” jelas Dandim.
TMMD ke-124 diharapkan dapat memberikan dampak positif yang nyata, baik dalam peningkatan kualitas infrastruktur desa maupun dalam membangun kesadaran sosial masyarakat. Dengan semangat gotong royong dan pengabdian, program ini menjadi cerminan kedekatan antara TNI dan rakyat dalam membangun Indonesia dari desa. (Red)