KISARAN – Kabar73.com || Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Asahan digandeng kerjasama dengan Universitas Royal dalam rangka memperkuat kompetensi mahasiswa dibidang jurnalistik.
Kerjasama ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman (MoU) sekaligus penyelenggaraan workshop yang diikuti oleh mahasiswa program studi hukum bertajuk “Jurnalisme dan Media di Era Digital: Tantangan dan Peluang”.
Ketua PWI Kabupaten Asahan, Sapriadi, yang memiliki Sertifikat Kompetensi Madya, sebagai narasumber utama. Ia didampingi oleh Bendahara PWI, Ismanto Panjaitan, yang memegang Sertifikat Kompetensi Utama.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor Universitas Royal, Wan Mariatul Kifti, didampingi oleh Wakil Rektor II, Rohminantin, Dekan Fakultas Ekonomi dan Hukum, Santoso, Kaprodi Hukum, Ari Dermawan, serta Sekretaris Prodi Hukum, Asri Vivi Yanti Sinurat. Sementara dari pihak PWI, penandatanganan diwakili oleh Ketua PWI Asahan, Sapriadi, didampingi Bendahara, Ismanto Panjaitan, pada Rabu (18/12) kemarin.
Kepada waratawan, Kamis (19/12/24) Ketua PWI Asahan, Sapriadi, menekankan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memberikan edukasi jurnalistik kepada mahasiswa.
“MoU ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang baik untuk memperluas pemahaman mahasiswa tentang dunia jurnalistik. Kami berharap kerja sama ini terus berjalan dan memberikan manfaat berkelanjutan,” jelas Sapriadi.
Sementara itu, Rektor Universitas Royal, Wan Mariatul Kifti, menegaskan pentingnya kerja sama ini untuk mendukung peningkatan akreditasi kampus sekaligus memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa.
“Mahasiswa harus memiliki kemampuan menulis artikel yang bisa diterbitkan di media massa, bukan hanya di media sosial. Ini merupakan bagian dari pendidikan dan pengabdian yang menjadi fokus universitas,” ujar Wan Mariatul Kifti. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus digelar untuk memperkuat keterampilan mahasiswa.
Setelah acara seremonial penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh Sapriadi, yang dipandu oleh moderator Asri Vivi Yanti Sinurat, Sekretaris Prodi Hukum Universitas Royal.
Dalam sesi ini, para peserta diajak memahami tantangan dan peluang dunia jurnalisme di era digital.
Diskusi berjalan interaktif, dengan banyaknya mahasiswa yang mengajukan pertanyaan terkait praktik jurnalistik. Antusiasme peserta menunjukkan keberhasilan kegiatan ini dalam meningkatkan minat dan pemahaman mereka terhadap dunia media dan jurnalisme.
Workshop ini menjadi awal yang baik bagi kolaborasi antara Universitas Royal dan PWI Asahan untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya paham hukum, tetapi juga mampu menulis dan berpikir kritis di era digital. (red)