Asahan, Kabar73.com – Lulusan Universitas Asahan diminta tidak boleh terjun dan berbaur di masyarakat setelah selesai menempuh perkuliahan dengan megandalkan ijazah. Mereka diminta kreatif dalam menjawab tantangan sektor pekerjaan dewasa ini.
Pesan itu, disampaikan oleh Rektor Universitas Asahan, Prof Dr. Tri Harsono, M.Si pada saat pelaksanaan wisuda sarjana angkatan ke XXXI dan pasca sarjana ke II Universitas Asahan (UNA), dengan total sebanyak 454 lulusan dan digelar di gedung kampus setempat pada Sabtu (29/7/2023).
Rektor Universitas Asahan Prof. Dr. Tri Harsono, M.Si mengatakan kepada wisudawan/ti setelah meninggalkan dunia akademik dan akan memasuki kehidupan bermasyarakat yang jauh lebih luas, sekaligus akan menghadapi tantangan yang semakin berat.
“Menghadapi tantangan tersebut Saudara tidak boleh hanya mengandalkan pada ijazah belaka, tapi kompetensi dari perolehan ijazah tersebut harus terus dikembangkan melalui peningkatkan kemampuan dan keterampilan diri secara lebih kreatif dan inovatif sebagaimana tuntutan kebutuhan dunia kerja, termasuk di dalamnya penguasaan informasi dan kemampuan berorganisasi,” pesan rektor UNA.
Selain itu kepada wisudawan / ti juga dituntut mempunyai kepribadian dan etika berkomunikasi yang baik, dan attitude merupakan salah satu pintu sukses masuk ke dunia kerja.
Kemudian, Ketua Pengurus Yayasan UNA Drs. Mapilindo, M.Si, mengajak kepada wisudawan agar memaknai acara wisuda ini bukan hanya sebagai seremonial belaka tetapi sebagai petanda atas keberhasilan seseorang dalam meraih gelar akademik.
“Terlebih penting lagi wisuda ini harus menjadi momentum keberhasilan yang diperoleh para wisudawan/ti sebagai langkah awal untuk mencapai tujuan selanjutnya, di mana tugas dan tantangan yang harus dihadapi dan diatasi itu lebih berat dan komplek dibanding sebelumnya,” kata ketua Pengurus Yayasan UNA Drs Mapilindo.
Karena itu pengurus Yayasan UNA juga berpesan hendaknya disadari, bahwa keberhasilan yang dirayakan pada hari ini, tidak lain adalah awal dari perjalanan panjang dalam mengarungi lautan karier ke depan yang sarat dengan tantangan.
Sementara, itu Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I Sumatera Utara hadir diwakili oleh Kabag Umum yakni Faizah Bt Johan Alamsyah, M.Si menyebutkan ungkapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pendidik dan tenaga kependidikan Universitas Asahan atas totalitas dan komitmennya dalam melaksanakan tugas mendidik dan melayani mahasiswa hingga mereka berhasil menyelesaikan studinya.
“Kepada orang tua dan keluarga wisudawan, kami mengucapkan selamat dan turut berbahagia atas keberhasilan salah satu anggota keluarga kita yang hari ini telah diwisuda dan berhasil meraih cita-citanya, bapak ibu yang selama ini telah berkorban materil dan tenaga serta doa yang tiada hentinya untuk keberhasilan anak, demi meraih masa depannya, dimana kerja keras dan keringat bapak/ibu telah terbayar lunas hari ini,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, diumumkan pula sebanyak 8 orang mahasiswa yang diwisuda dalam kesempatan itu terpilih menjadi lulusan terbaik dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) tertinggi. Mereka adalah, Dila Sari program studi Argoteknologi dengan IPK 3,90. Ingka Sari dari program studi budidaya perairan dengan IPK 3,80. Dina Arianti dari program studi manajemen dengan IPK 3,79, Tasya Iin Syabilla program studi ekonomi pembangunan dengan IPK 3,95.
Kemudian Deta Putra Halawa program studi ilmu hukum dengan IPK 3,87. Renna Lania, program studi pendidikan matematika dengan IPK 3,81. Isnaini dari program studi pendidikan bahasa Inggris dengan IPK 3,87. Eka Sari Siagian program studi pendidikan bahasa dan sastra bahasa Indonesia dengan IPK 3,87.
Untuk diketahui, sebanyak 454 orang lulusan terdiri dari fakultas Teknik 21 orang, Fakultas Pertanian 84 orang, Fakultas Ekonomi 183 orang, Fakultas Hukum 35 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 121 orang dan Magister Hukum 10 orang. (ramadhan)